Selasa, 23 Maret 2010

Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal

Manajemen Investasi adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual-belikan, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Umumnya surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal dapat dibedakan menjadi surat berharga bersifat hutang dan surat berharga yang bersifat pemilikan. Surat berharga yang bersifat hutang umumnya dikenal nama obligasi dan surat berharga yang bersifat pemilikan dikenal dengan nama saham. Lebih jauh dapat juga didefinisikan bahwa obligasi adalah bukti pengakuan hutang dari perusahaan, sedangkan saham adalah bukti penyertaan dari perusahaan.

Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek. Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.

Para pemain utama yang terlibat di pasar modal dan lembaga penunjang yang terlibat langsung dalam proses transaksi antara pemain utama sebagai berikut :

1. Emiten. Perusahaan yang akan melakukan penjualan surat-surat berharga atau melakukan emisi di bursa (disebut emiten). Dalam melakukan emisi, para emiten memiliki berbagai tujuan dan hal ini biasanya sudah tertuang dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), antara lain :

a. Perluasan usaha, modal yang diperoleh dari para investor akan digunakan untuk meluaskan bidang usaha, perluasan pasar atau kapasitas produksi.

b. Memperbaiki struktur modal, menyeimbangkan antara modal sendiri dengan modal asing.

c. Mengadakan pengalihan pemegang saham. Pengalihan dari pemegang saham lama kepada pemegang saham baru.

2. Investor. Pemodal yang akan membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi (disebut investor). Sebelum membeli surat berharga yang ditawarkan, investor biasanya melakukan penelitian dan analisis tertentu. Penelitian ini mencakup bonafiditas perusahaan, prospek usaha emiten dan analisis lainnya.Tujuan utama para investor dalam pasar modal antara lain :

a. Memperoleh deviden. Ditujukan kepada keuntungan yang akan diperolehnya berupa bunga yang dibayar oleh emiten dalam bentuk deviden.

b. Kepemilikan perusahaan. Semakin banyak saham yang dimiliki maka semakin besar pengusahaan (menguasai) perusahaan.

c. Berdagang. Saham dijual kembali pada saat harga tinggi, pengharapannya adalah pada saham yang benar-benar dapat menaikkan keuntungannya dari jual beli sahamnya.

3 Lembaga Penunjang. Fungsi lembaga penunjang ini antara lain turut serta mendukung beroperasinya pasar modal, sehingga mempermudah baik emiten maupun investor dalam melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal. Lembaga penunjang yang memegang peranan penting di dalam mekanisme pasar modal adalah sebagai berikut :

a. Penjamin emisi (underwriter). Lembaga yang menjamin terjualnya saham/obligasi sampai batas waktu tertentu dan dapat memperoleh dana yang diinginkan emiten.

b. Perantara perdagangan efek (broker / pialang). Perantaraan dalam jual beli efek, yaitu perantara antara si penjual (emiten) dengan si pembeli (investor). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh broker antara lain meliputi :

1) Memberikan informasi tentang emiten

2) Melakukan penjualan efek kepada investor

c. Perdagangan efek (dealer), berfungsi sebagai :

1) Pedagang dalam jual beli efek

2) Sebagai perantara dalam jual beli efek

d. Penanggung (guarantor). Lembaga penengah antara si pemberi kepercayaan dengan si penerima kepercayaan. Lembaga yang dipercaya oleh investor sebelum menanamkan dananya.

e. Wali amanat (trustee). Jasa wali amanat diperlukan sebagai wali dari si pemberi amanat (investor). Kegiatan wali amanat meliputi :

1) Menilai kekayaan emiten

2) Menganalisis kemampuan emiten

3) Melakukan pengawasan dan perkembangan emiten

4) Memberi nasehat kepada para investor dalam hal yang berkaitan dengan emiten

5) Memonitor pembayaran bunga dan pokok obligasi

6) Bertindak sebagai agen pembayaran

f. Perusahaan surat berharga (securities company). Mengkhususkan diri dalam perdagangan surat berharga yang tercatat di bursa efek. Kegiatan perusahaan surat berharga antara lain :

1) Sebagai pedagang efek

2) Penjamin emisi

3) Perantara perdagangan efek

4) Pengelola dana

g. Perusahaan pengelola dana (investment company). Mengelola surat-surat berharga yang akan menguntungkan sesuai dengan keinginan investor, terdiri dari 2 unit yaitu sebagai pengelola dana dan penyimpan dana.

Sumber : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/pasar-modal-definisi-pelaku-jenis-dan.html

Minggu, 14 Maret 2010

KLIRING

KLIRING

adalah suatu tata cara perhitungan utang piutang dalam bentuk surat-surat dagang dan surat-surat berharga dari suatu bank terhadap bank lainnya, dengan maksud agar penyelesaiannya dapat terselenggara dengan mudah dan aman, serta untuk memperluas dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral.

Lalu lintas pembayaran giral adalah, suatu proses kegiatan bayar membayar dengan warkat atau nota kliring, yang dilakukan dengan cara saling memperhitungkan diantara bank-bank, baik atas beban maupun untuk keuntungan nasabah ybs.

Giral adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya, atau dengan cara pemindah bukuan.

Penyelenggara kliring adalah pihak yang mengkoordinasikan kegiatan kliring. Penyelenggara kliring di Indonesia di pegang oleh Bank Indonesia, baik kantor pusat dan kantor-kantor BI yang tersebar dibeberapa daerah. Jika dalam wilayah kliring tertentu tidak ada kantor BI, maka BI akan menunjuk salah satu bank (biasanya bank milik pemerintah) yang memenuhi syarat-syarat tertentu.

Wilayah kliring adalah wilayah tertentu yang ditetapkan oleh BI sebagai tempat diadakannya kliring. Wilayah tersebut dikenal sebagai tempat penyelenggaraan kliring lokal yang biasanya setingkat kota atau kabupaten.

Peserta kliring adalah bank yang berada di wilayah kliring tertentu yang telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Bank Indonesia. Dalam proses kliring manual, peserta kliring akan diwakili oleh seorang petugas khusus yang disebut dengan clearing man atau clearing girl.

Peserta kliring dapat dibedakan menjadi dua macam :

* Peserta langsung, yaitu : bank-bank yang sudah tercatat sebagai peserta kliring dan dapat memperhitungkan warkat atau notanya secara langsung dengan B I atau melalui PT Trans Warkat sebagai perantara dengan B I.Contoh : Bank Retail, Bank Devisa

* Peserta tidak langsung, yaitu : bank-bank yang belum terdaftar sebagai peserta kliring akan tetapi mengikuti kegiatan kliring melaui bank yang telah terdaftar sebagai peserta kliring.Contoh : BPR

Syarat yang harus dipenuhi oleh suatu kantor bank umum agar dapat menjadi peserta kliring yaitu:

1. suatu kantor bank umum diwajibkan ikut serta dalam kliring, setelah mendapat persetujuan Bank Indonesia.

2. mempunyai izin usaha yang sah

3. keadaan administrasi dan keuangan memungkinkan.

4. simpanan masyarakat dalam bentuk giro dan kelonggaran tarik kredit yang diberikan oleh kantor tersebut telah mencapai sekurang – kurangnya 20% dari syarat modal disetor minimum bagi pendirian bank baru di wilayahnya.

5. menyetor jaminan kliring sebesar 50% rata – rata kewajiban 20 hari terakhir dikurangi 40% rata – rata tagihan 20 hari terakhir.

6. bank peserta menunjuk minimal orang wakil tetap pada lembaga kliring.

Mekanisme Kliring, pertemuan kliring dilakukan dalam dua tahap yaitu:

a. Kliring Penyerahan

Kegiatan yang harus dilakukan:

1. Warkat dicap yang memuat sebutan “kliring” dan dicantumkan nomor kode kelompok peserta.

2. Persetujuan penyelenggara dan peserta lain.

b. Kliring Retur

1. Setelah warkat dikembalikan kemudian dikelompokkan menurut peserta dan dicatat dalam daftar kliring retur lengkap dengan nilai nominalnya.

2. Penyelenggara selanjutnya menyusun neraca gabungan peserta.

3. Mencari pinjaman dari bank lain atau call money.

Jenis-Jenis Kliring :

* Kliring umum, adalah : sarana perhitungan warkat-warkat antar bank yang pelaksanaannya diatur oleh B I.

* Kliring lokal, adalah : sarana perhitungan warkat-warkat antar bank yang berada dalam suatu wilayah kliring (wilayah yang ditentukan).

* Kliring antar cabang, adalah : sarana perhitungan warkat antar kantor cabang suatu bank peserta yang biasanya berada dalam satu wilayah kota. KLiring ini dilakukan dengan cara mengumpulkan seluruh perhitungan dari sauatu kantor cabang untuk kantor cabang lainnya yang bersangkutan pada kantor induk yang bersangkutan.

Rumus Perhitungan Kliring :

Dalam proses kliring, suatu bank dapat dikatakan menang kliring (lending bank) atau kalah kliring (borrowing bank). Posisi menang atau kalah dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut:

(Debit Keluar + Kredit Masuk) - (Debit Masuk + Kredit Keluar)

Jika nilainya positif berarti menang kliring, sedangkan jika negatif berarti kalah kliring.

Sumber : www.google.co.id

KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TIDAK LANGSUNG

Kalimat Deduksi

A. Secara langsung

1. -) Semua bola sepak adalah berbentuk bundar.

Sebagian yang berbentuk bundar adalah bola sepak.

-) Semua kucing adalah berbulu.

Sebagian yang berbulu adalah kucing.

2. -) Tidak satupun manusia adalah binatang.

Tidak satupun binatang adalah manusia.

-) Tidak satupun anjing adalah kucing.

Tidak satupun kucing adalah anjing.

3. -) Semua batu adalah benda keras.

Tidak satupun batu adalah tidak keras.

-) Semua manusia adalah berakal.

Tidak satupun manusia adalah tidak berakal.

4. -) Tidak satupun sendok adalah garpu.

Semua sendok adalah bukan garpu.

-) Tidak satupun piring adalah mangkuk.

Semua piring adalah bukan mangkuk.

5. -) Semua cicak adalah berautotomi.

Tidak satupun cicak yang tidak berautotomi.

Tidak satupun yang tidak berautotomi adalah cicak.

B. Secara tidak langsung

1. -) Semua herbivora adalah pemakan tumbuhan.

Sapi adalah herbivora.

Jadi sapi pemakan tumbuhan.

-) Semua mamalia adalah bernafas dengan paru-paru.

Manusia adalah mamalia.

Jadi manusia bernafas dengan paru-paru.

2. -) Jika air dipanaskan air mendidih.

Air dipanaskan.

Jadi air mendidih.

Jika air tidak dipanaskan air tidak mendidih.

Air tidak dipanaskan.

Jadi air tidak mendidih.

-) Jika udara di balon udara dipanaskan udara di balon udara mengembang.

Udara di balon udara dipanaskan.

Jadi udara di balon udara mengembang.

Jika udara di balon udara tidak dipanaskan udara di balon udara tidak mengembang.

Udara di balon udara tidak dipanaskan.

Jadi udara di balon udara tidak mengembang.

3. -) Doni adalah seorang dosen atau guru.

Doni seorang dosen.

Jadi Doni bukan guru.

-) Nindi adalah pelajar atau mahasiswa.

Nindi seorang mahasiswa.

Jadi Nindi bukan pelajar.

4. -)Semua kendaraan adalah alat transportasi.

Mobil sebuah kendaraan.

Jadi mobil sebuah alat transportasi.

Mobil sebuah alat transportasi karena mobil kendaraan.

-) Semua karnivora adalah pemakan daging.

Kantong semar sebuah karnivora.

Jadi kantong semar pemakan daging.

Kantong semar pemakan daging karena kantong semar karnivora.

5. -) Semua manusia berkembang biak .

Yeni adalah manusia.

Jadi Yeni berkembang biak.

Tumbuhan juga berkembang biak.

Pohon mangga berkembang biak.

Pohon pinus berkembang biak.

Jadi pohon mangga dan pohon pinus berkembang biak.

Binatang juag berkembang biak.

Zebra berkembang biak.

Kuda berkembang biak.

Jadi Zebra dan Kuda berkembang biak.

Senin, 01 Maret 2010

MENELUSUR JEJAK PARA DIKTATOR

Aliran Fasisme dapat diartikan sebagai sebuah faham otoritrian, karena fasisme menganut sistem ala militer yang memiliki sistem dan rezim yang kaku dimana taat dan patuh pada pimpinan adalah suatu hal yang mutlak dilakukan.
Pada era kini kita dapat melihat sistem pemerintahan Myanmar yang memiliki sistem junta militer, dimana demokrasi diharamkan beredar di daerah mereka, sebagai bukti nyata yaitu Aung San Suu Kyi sebagai tokoh demokrasi Myanmar menjadi tahanan Pemerintah Myanmar karena menyebarkan paham demokrasi.
Pada zaman dahulu kita mengenal Adolf Hitler, sebagai penganut faham Naziisme, Naziisme adalah faham Fasisme-rasialis, yang dimana ia mencoba untuk mengawinkan sistem dictator militer dan diskriminasi ras, ia adalah seorang pemimpin yang memiliki pemikiran gila yaitu menyatukan dunia dengan satu ras saja, yaitu ras aria, yang ia anggap super power, kemudian tidak hanya itu, ia juga melaukan pembantaian terhadap lawan-lawan politiknya, orang-orang yang dianggap membangkang terhadapnya, serta pembakaran besar-besaran terhadap etnis Yahudi, yang sering disebut sebagai Holocaust.
Benito Musolini sebagai pemimpin fasisme dari Italia juga pernah hadir dalam catatan sejarah dunia sebagai pemimpin dictator yang cukup disegani, selain itu juga ada jenderal Franco dari Spanyol yang memiliki pemikiran sama seperti mendiang Hitler.
Joseph Stalin, seorang pemimpin Uni Sovyet(Sekarang Russia) yang pernah beredar semasa perang dunia II juga memiliki watak yang kejam dalam menjalankan pemerintahannya, sebuah sistem komunisme Intelijen, dimana ia menyebar seluruh agen KGB(Agen Intelijen Uni Sovyet) untuk memantau dan membunuh semua orang-orang yang dianggap pemberontak dan melakukan perlawanan terhadapnya.

MENENTUKAN HEADLINE NEWS SEBUAH BERITA

Seminar TvOne yang dilakukan pad atanggal 13 Februari 2010 di FISIP UI memberikan banyak sekali manfaat bagi orang yang mengkutinya, banyak hal-hal sistematis dalam menyajikan sebuah berita, mengolahnya dan kemudian disajikan ke pemirsa sebagai Pemakai akhir.

Kami terdepan mengabarkan. Dua tahun nomor satu, itulah tagline serta klaim yang dilakukan oleh TvOne dalam menjalani karier mereka di dunia jurnalistik selama dua tahun.

Dalam menyajikan sebuah berita ada yang dinamakan sebagai proximity, yaitu kedekatan, untuk lebih jelasnya mari kita lihat contonhnya sbeagi berikut.

Sebuah bom meledak di Aghanistan menewaskan 100 Orang sementara sebuah bom di saat yang bersamaan meledak di Jakarta yang hanya menewaskan 10 orang, namun mengapa kejadian bom yang meledak di Jakarta lebih memepunyai gaung yang besar dan menjadi headline news berita di Indonesia, karena di Indonesia kita lebih memiliki kedekatan dengan mereka sehingga muatan sebuah berita tersebut seolah menjadi lebih berbobot di Indonesia dibandingkan dengan berita di luar negri, meskipun belum tentu di luar negri sana berita tersbut menjadi besar.

Takaran-takaran lain dalam menentukan headline news sebuah berita adalah apakah berita tersebut berdampak kepada masyarkat luas atau tidak?? Selain itu juga apakah isu-su berita tersebut memiliki muatan yang bersifat isu nasional atau tidak??

Muatan berita yang itu-itu saja dapat disajikan dalam kurun waktu satu hingga satu setengah bulan, apabila lewat dari waktu tersebut maka muatan berita tersebut dianggap sudah kadaluarsa dan otomatis mesti memikirkan kembali topic berita lainnya untuk diangkat menjadi sebuah berita.

KELUARGA & SITUASI MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN

Keluarga adalah suatu kumpulan manusia yang diawali dengan relasi atau hubungan antar kedua manusia yang saling berbeda jenis untuk menyatukan diri mereka dalam satu atap, yaitu rumah tangga.
Pada pembahasan kali ini adalah bagaimana keluarga serta situasi dalam mempengaruhi perilaku konsumen sebagai elemen dasar dalam membentuk seseorang atau perilaku konsumen dalam menghadapi sebuah produk.
Keluarga dalam hal ini orang tua sebagai orang yang berpengalaman dan memiliki kekuatan dapat memberikan sebuah influence yang besar kepada keluarganya dalam memepengaruhi anggota keluarganya.
Dimisalkan, Orang tuanya sedari dahulu sudah ditradisikan menggunakan deterjen dengan merek tertentu, karena deterjen tersbut memberikan kualitas yang baik dan tidak pernah mengecewakan bagi mereka meskipun ini belum tentu bagus untuk keluarga yang lainnya, namun kemampuan orang tua sebagai orang yang lebih mengenyam asam garam kehidupan tentu akan dapat dengan mudah melakukan indoktrinasi kepada anaknya untuk melakukan hal yang sama seperti orang tuanya sebagia warisan produk yang nantinya akan digunakan secar turun temurun.
Lalu apakah Indoktrinasi itu ??
Doktrinasi adalah suatu bentuk argument yang dipaksakan untuk mempengaruhi seseorang agar ia dapat berfikir sesuai yang dikehendaki oleh orang yang melakukan doktrin tersebut.
Melakukan doktrin tidak dapat dilakukan oleh semua orang, namun hanya orang-orang yang memiliki kharismatik dan mempunyai kemampuan lah yang dapat mempengaruhi seseorang untuk mengubah peta pasar.

PERILAKU KONSUMEN DARI KEPRIBADIAN, NILAI & GAYA HIDUP

Atribut psikologis dapat mempengaruhi perilaku seseorang dalam menentukan seseorang untuk menjadi konsumen sebuah produk, kepribadian seseorang dapat di analisis melalui kegiatan sehari-hari, hal ini tentu masuk ke dalam riset pemasaran sebagai sebuah strategi untuk melakukan promosi di masa yang akan datang.
Maraknya persaingan antar perusahaan menjadikan riset pemasaran seperti hal yang mutlak bagi para pemasar dalam memasarkan produk.
Kaidah-kaidah yang mencerminkan stimulus dalam kepribadian seseorang, mencerminkan sikap seseorang akan selera bagi mereka selaku konsumen yang disesuaikan dengan status social yang dimiliki oleh seseorang.
Dimisalkan seorang eksekutif biasanya lebih bangga dengan barang-barang mewah bauatan luar hal ini berhubungan dengan faktor psikologis lapangan atau budaya yang berada pada level relasi-relasi top manager dan investor-investor asing dalam berhubungan secara naluriah satu sama lain.
Namun lain halnya dengan anggota dewan, dimisalkan, meskipun sama-sama berasal dari kalangan atas namun anggota dewan hidup dalam lingkungan atua tekanan media yang begitu besar yang dimana membudayakan bangga akan produk Indonesia menjadi cirri khas mereka dalam bersikap, semakin mereka produk-produk dalam negri, semakin mereka memiliki citra atau image baik di kalangan masyarakat, karena mereka terus disorot sebagai wakil rakyat yang otomatis menstimuluskan pada diri mereka untuk bersikap seperti layaknya orang yang mencintai budaya Indonesia.
Faktor budaya, kepribadian hingga gaya hidup tentu memiliki nilai yang saling berelasi satu sama lain dalam membangun sebuah pasar.